Monday, April 3, 2017

Masih Layakkah Bitcoin Disebut Sebagai Mata Uang Digital?

Sejak awal mula Bitcoin diciptakan, Satoshi Nakamoto sang penggagas Bitcoin 'bercita cita' bahwa electronic currency atau mata uang digital gagasannya yang bernama Bitcoin ini mampu menjadi sebagai mata uang alternatif untuk melakukan transaksi di Internet.

Hanya saja, seiring dengan perjalanan waktu, masih relevankah Bitcoin disebut sebagai mata uang digital?




BITCOIN TIDAK COCOK LAGI DISEBUT SEBAGAI MATA UANG DIGITAL

Menurut pendapat saya pribadi Bitcoin sudah TIDAK COCOK untuk disebut sebagai mata uang! NAH LOH!!! - pendapat saya ini pasti akan sangat tidak disetujui dan dipandang sengit oleh para Fanatic yang selalu menggembar gemborkan Bitcoin sebagai mata uang masa depan -

Alasan saya sederhana. selisih dari nilai pergerakan harga Bitcoin sangat besar, salah satu syarat sebuah mata uang YANG LAYAK disebut sebagai mata uang adalah STABILITY dalam perubahan nilainya dan hal ini tidak mampu dipenuhi oleh Bitcoin.

Bitcoin Is Too Volatile To Transac

Mari kita lihat! Misalkan di awal hari ini 1 Bitcoin dinilai dengan harga IDR 14.900.000, diakhir hari 1 Bitcoin bisa berubah nilai menjadi lebih tinggi IDR 15.500.00 atau bahkan lebih rendah misalnya IDR 13.500.000. Selisih pergerakan nilai yang cukup tinggi ini menjadikan Bitcoin tidak layak digunakan sebagai mata uang untuk bertransaksi.

Mengapa demikian? contoh gampangnya, misal anda membeli sebuah produk atau jasa seharga 14.900.000 yang saat itu kebetulan senilai 1 Bitcoin, TENTU akan anda akan sangat kecewa ketika tiba tiba saja setelah anda mengeluarkan 1 Bitcoin kemudian harga Bitcoin melonjak naik menjadi IDR 15.500.000. Dalam pikiran anda "Mengapa saya tidak menunggu harga Bitcoin naik? Jika saya mau menunggu tentu dari 1 Bitcoin yang saya keluarkan untuk membeli produk tersebut masih ada kembaliannya" Paham, son?

Demikian juga sebaliknya. Saya sedang mempersiapkan 1 Bitcoin untuk membeli sebuah produk atau jasa senilai IDR 14.900.000, lalu kemudian tiba tiba harga Bitcoin anjlok menjadi IDR 13.500.000 yang ini artinya saya harus menambah jumlah Bitcoin agar menyamai harga produk atau jasa yang hendak dibeli tersebut.

BITCOIN ADALAH SAHAM DIGITAL

Setelah menyadari ini adanya "penyesalan penyesalan ini" saya berhenti menganggap Bitcoin sebagai mata uang alternatif untuk melakukan transaksi. Saya sekarang lebih suka menganggap Bitcoin sebagai SAHAM DIGITAL yang diperjual belikan untuk menggandakan IDR atau Rupiah yang saya miliki!

Anu, mas! Bukannya kalau saham itu harus ada perusahaan yang mengeluarkannya?

NAH! Bukan Bitcoin itu 'diproduksi' atau di mining oleh perusahaan perusahaan Bitcoin mining yang melakukan investasi pada Bitcoin mining hardware lengkap dengan perhitungan 'production cost' bayar gaji karyawan, listrik, sewa tempat untuk kantor dan lain sebagainya?

Mungkin bagusnya lagi mari kita lihat bagaimana kelakuan para pemilik Bitcoin - yang memiliki Bitcoin dalam jumlah besar, si kembar Winklevoss misalnya, yang kabarnya memiliki Bitcoin senilai 11 juta US Dollar, pernahkah kita lihat atau dengar si kembar Winklevoss belanja dengan menggunakan Bitcoin miliknya? TIDAK! Mereka menggunakan Bitcoin miliknya untuk diputar dalam dunia investasi dengan tujuan untuk menggandakan pundi pundi US Dollar mereka. Hohoho ....

Jadi kembali lagi ke diri saya pribadi sih, emoh belanja menggunakan Bitcoin? Saya lebih suka menggunakan Bitcoin untuk "profit taking" dengan tujuan .menggandakan pundi pundi Rupiah.

Gitu aja sih .....

-------------




Copyrights 2017
ArRa Palagan
Mahameru Spearhead
Al Ahmar Wal Abyadh Nusantara
Bitcoin Indonesia
BTC Address: 1Hy3J4PmryXXxJsabGGv8qvpzzFR6afNzh

Disclaimer: Bitcoin Indonesia does not endorse any Bitcoin nor Crypto Currencies - product, service, or company, nor any of the claims made by banner and text ads in this website. Please do your own investigation and self learning due diligence before purchasing any of the products or services advertised here

Seluruh informasi yang ada di dalam blog ini adalah dokumentasi pribadi dan bukan merupakan saran atau rekomendasi trading dan juga bukan merupakan buy-sell signal bagi sesi trading Bitcoin yang anda lakukan.

Pemilik blog tidak bertanggung jawab jika terjadi kerugian - materi atau finansial - yang mungkin terjadi akibat pengaplikasian informasi dari blog ini ke dalam sesi trading Bitcoin yang anda lakukan.

Related Posts

Masih Layakkah Bitcoin Disebut Sebagai Mata Uang Digital?
4/ 5
Oleh