Tuesday, June 6, 2017

BITFINEX Akan Menambahkan IOTA Di Dalam Platform Exchange Mereka.

[bitcoinindonesia.blogspot.com] Pada tanggal 13 Juni 2017, BITFINEX, salah satu Bitcoin exchange dengan volume perdagangan terbesar di dunia akan menambah IOTA (IOT) di dalam plafform perdagangan mereka. 

Para trader yang melakukan perdagangan cryptocurrency di BITFINEX akan bisa melakukan SPOT Trading IOTA terhadap US Dollar (IOT/USD) dan juga perdagangan IOTA terhadap Bitcoin (IOT/BTC). Sedangkan untuk Margin Trading rencananya akan ditambahkan setelah volume perdagangan IOTA terbentu dan stabil.


Apa Itu IOTA?

IOTA adalah salah satu cryptocurrency dengan distributed ledger protocol yang berjalan di  'luar blockchain' melalui invoasi inti mereka yang disebut dengan 'Tangle' - sebuah Directed Acyclic Graph yang memungkinkan tidak adanya biaya transaksi dan tidak adanya batasan jumlah transaksi yang bisa dikonfirmasi setiap detiknya. 

Keunikan dari IOTA adalah semakin banyak aktifitas di dalam jaringan maka semakin cepat proses konfirmasi yang terjadi di dalam jaringan tersebut. Berbeda dengan konsep teknologi Blockchain pada umumnya, tidak ada pembedaan status antara user dan validator (miners) - sehingga hal ini bisa menghindarkan terjadi centralization di mana crypto miner pada umumnya bisa dengan seenaknya menetapkan jumlah fee untuk konfirmasi transaksi.

Untuk informasi tentang IOTA silahkan kunjungi IOTA.ORG atau kunjungi forum diskusi yang membahas tentang IOTA di webf orum BitcoinTalk




-------------




Copyrights 2017
ArRa Palagan
Mahameru Spearhead
Al Ahmar Wal Abyadh Nusantara
Bitcoin Indonesia
BTC Address: 1Hy3J4PmryXXxJsabGGv8qvpzzFR6afNzh

Monday, May 29, 2017

MultiBit. Dompet Bitcoin Di Komputer Desktop Anda

Dalam memiliki Dompet Bitcoin - ada baiknya para pengguna Bitcoin untuk juga memiliki sebuah dompet yang terinstall di dalam komputer - desktop atau notebook. Dan tidak terlalu tergantung pada layanan dompet Bitcoin berbasis web atau aplikasi mobile yang banyak ditawarkan di luar sana. 
Memiliki dompet Bitcoin berbasis komputer desktop atau notebook adalah sama dengan memiliki kendali penuh terhadap Bitcoin milik anda, anda bebas melakukan transfer atau kegiatan transaksi lainnya tanpa khawatir dengan performa atau kinerja perusahaan penyedia layanan dompet Bitcoin berbasis web yang sewaktu waktu bisa terganggu - akibat downtime atau maintenance.
MultiBit adalah salah satu aplikasi/software dompet Bitcoin yang bisa install pada komputer atau notebook milik anda, dengan tingkat keamanan dan juga fitur fitur yang tidak kalah dengan penyedia layanan dompet Bitcoin lainnya.
Download Dan Install MultiBit
https://multibit.org

-------------




Copyrights 2017
ArRa Palagan
Mahameru Spearhead
Al Ahmar Wal Abyadh Nusantara
Bitcoin Indonesia
BTC Address: 1Hy3J4PmryXXxJsabGGv8qvpzzFR6afNzh

Saturday, May 20, 2017

Mengubah Paradigma Bitcoin: Uang atau Aset Investasi?

Mendengar kata Bitcoin orang akan mengatakan Bitcoin adalah mata uang digital yang bisa digunakan untuk bertransaksi. Dulu, Bitcoin memang digagas sebagai mata uang alternatif yang bisa digunakan sebagai alat tukar untuk mendapatkan barang atau jasa. Sebagian besar orang, sampai sekarang pun masih menganggap Bitcoin sebagai uang, - mungkin karena akhiran katanya COIN - maka kemudian mereka menganggap Bitcoin sebagai uang. Well, masih relevankah Bitcoin untuk dianggap sebagai uang?


Pertumbuhan nilai Bitcoin terhadap mata uang fiat atau mata uang resmi yang dikeluarkan suatu negara bisa dikatakan sangat fantastis, bahkan nilai Bitcoin saat ini USD 1980 mengalahkan harga Gold per ounce yang dibandrol seharga USD 1255.

Bitcoin sudah sangat tidak cocok untuk digunakan sebagai alat tukar pembayaran atau uang, dikarenakan perubahan nilai pada saat naik dan turun memiliki selisih yang sangat besar. Stability of Value - salah satu syarat mutlak yang harus dimiliki oleh uang sebagai alat tukar tidak dimiliki oleh Bitcoin. Selain itu, meningkatnya ukuran file transaksi dan juga meningkatnya nilai Bitcoin adalah sama dengan meningkat atau naiknya biaya untuk melakukan transfer. Kita tidak bisa lagi mengharapkan biaya transfer yang murah dan cepat, karena dengan meningkatnya harga Bitcoin sama dengan meningkat pula fee untuk konfirmasi.

Sebagai contoh, Saya membeli sebuah produk seharga USD 2 dollar, saat ini sudah sangat tidak mungkin bagi saya untuk membayar fee konfirmasi lebih kecil dari nilai yang saya keluarkan untuk mendapatkan produk tersebut. Berikut adalah bukti ketika saya melakukan transfer Bitcoin senilai USD 2, di mana fee paling murah yang direkomendasikan adalah Bitcoin senilai USD 5 lebih (fee paling murah sama dengan proses transfer akan membutuhkan waktu lebih lama)

Jika anda lihat pada bukti transaksi ini. waktu yang dibutuhkan agar Bitcoin yang saya bayarkan sampai kepada penerima adalah sekitar 2000 menit, jika saya membayar fee lebih kecil dari yang direkomendasikan maka kemungkinan besar transfer Bitcoin saya akan memakan waktu lebih lama dari 2000 menit atau bahkan tidak akan diproses sama sekali.

Sama seperti dengan GOLD. Sebagai aset investasi, anda tidak mungkin datang ke sebuah toko dengan membawa emas batangan milik anda, akan ada proses ini itu dengan biaya yang cukup besar jika anda ingin membayar sebuah produk atau jasa dengan menggunakan emas batangan .. hal ini sepertinya sudah berlaku untuk Bitcoin.

Salah satu kisah fenomenal yang membuktikan bahwa Bitcoin TIDAK BISA atau tidak cocok digunakan sebagai mata uang untuk alat tukar atau pembayaran adalah kisah seseorang yang dulu membeli satu loyang/box Pizza dengan Bitcoin sejumlah 10000 BTC. Seandainya orang itu, menggunakan 10000 BTC nya saat ini, bukan hanya Pizza yang akan dia dapatkan, perusahaan Pizza-nya sekalian yang bisa dia beli. atau paling tidak .. bisa bagi bagi pizza untuk orang sekampung? kecamatan? kabupaten? heuheuheu

So? Masih ngeyel menganggap Bitcoin sebagai uang? Masih suka promosi Bitcoin sebagai mata uang alternatif dan ngompori orang lain untuk beli ini itu dengan menggunakan Bitcoin?

Note: posting ini bukan saran untuk melakukan investasi dalam bentuk Bitcoin. anda harus melalukan proses pembelajaran terhadap diri sendiri dan juga investigasi lengkap dan juga bertanya kepada para konsultan investasi yang memiliki ijin dan legailitas hukum sebelum memutuskan untuk melakukan investasi - apapun jenis investasi itu.


-------------




Copyrights 2017
ArRa Palagan
Mahameru Spearhead
Al Ahmar Wal Abyadh Nusantara
Bitcoin Indonesia
BTC Address: 1Hy3J4PmryXXxJsabGGv8qvpzzFR6afNzh

Wednesday, May 17, 2017

Strategi Sederhana Untuk Spot Bitcoin Trading

Beli Murah, Jual Mahal. Adalah prinsip sederhana dalam berdagang. Sama juga dalam trading Bitcoin terutama pada Spot Market, prinsip beli di harga rendah dan kemudian jual kembali di harga tinggi untuk mendapatkan keuntungan.
Masalahnya adalah, Bagaimana cara untuk mengetahui saat di mana harga Bitcoin dikatakan murah agar kita bisa membeli Bitcoin dan kemudian mengetahui saat di mana harga Bitcoin dikatakan tinggi agar kita bisa menjual Bitcoin dan mendapatkan keuntungan.
Download eBook "Simple Bitcoin Spot Trading: Buy Low Sell High. Trend Is Your Best Friend Until It Ends" - Download Langsung Gratis Ndak Pake Bayar!
Format eBook PDF
file size: 500Kb
Best View On Desktop Or Notebook Computer
Printing: Enabled

-------------




Copyrights 2017
ArRa Palagan
Mahameru Spearhead
Al Ahmar Wal Abyadh Nusantara
Bitcoin Indonesia
BTC Address: 1Hy3J4PmryXXxJsabGGv8qvpzzFR6afNzh

Tuesday, May 16, 2017

Investigasi Hukum Terhadap Kraken Dan Poloniex Terkait Dugaan Manipulasi Pasar dan Insider Trading

Firma hukum Berns Weiss LLP akan memulai proses investigasi hukum terhadap Bitcoin Exchange Kraken dan Poloniex yang baru baru ini mengklaim bahwa perusahaan mereka terkena dampak serangan DDoS. Proses investigasi ini berdasarkan klaim para trader yang merasa dirugikan oleh dua perusahaan tersebut. Para Trader menuduh bahwa klaim serangan DDos hanyalah sekedar isu bohong yang digunakan untuk menutupi aksi Kraken dan Poloniex dalam melakukan manipulasi pasar dan insider trading.
Meskipun dinilai masih terlalu dini dalam mengambil kesimpulan, banyak trader yang melakukan aktifitas trading di Kraken dan Poloniex merasa dirugikan, karena posisi perdagangan mereka dilikuidasi oleh sistem (margin call) - para trader tidak bisa mengakses sistem perdagangan dan tidak bisa melakukan manajemen terhadap posisi perdagangan mereka akibat lambatnya sistem perdagangan di Kraken dan Poloniex pada saat serangan DDoS terjadi. Selain itu, para trader mengklaim bahwa indikasi insider trading adalah mendadak munculnya aksi jual besar besaran terhadap Cryptocurrency Ether bersamaan dengan saat serangan DDoS terjadi

Seperti yang kita ketahui, bahwa Cryptocurrency adalah mata yang decentralized di mana tidak ada satupun negara atau institusi keuangan yang mengeluarkannya. Akan tetapi perusahaan yang melayani transaksi jual beli cryptocurrency masih bersifat Centralized - perusahaan Bitcoin Exchange bisa 'melakukan' perubahan perubahan tertentu terhadap kondisi pasar di dalam platform trading mereka masing masing tanpa sepengetahuan para tradernya. 
Kebalikan dengan perdagangan mata uang asing atau Forex, mata uang fiat atau mata uang resmi yang dikeluarkan oleh pemerintahan suatu negara memang bersifat Centralized alias diatur dalam undang undang negara yang mengeluarkannya, akan tetapi Forex Market sendiri bersifat Decentralized - sehingga manipulasi harga pasar tidak mungkin dilakukan oleh perusahaan broker yang menyediakan layanan trading forex - karena forex market terhubung secara global - manipulasi market akan mudah ditemukan dan pelakunya akan langsung diketahui.

Dalam laman law111.com. Jeffrey Berns, Managing Partner dari Berns Weiss LLP, mengatakan bahwa The Virtual currency/Blockchain Practice Group Berns Weiss LLP telah dihubungi oleh berbagai pihak yang menanyakan tentang kemungkinan diambilnya langkah legal action atau tindakan hukum terhadap Poloniex dan Kraken sehubungan dengan penjualan besar besaran yang diindikasikan sebagai insider trading pada saat serangan DDoS terjadi. 

Lebih lanjut Jeffret Berns mengatakan "Jika Anda adalah seorang trader yang melakukan trading di Kraken atau Poloniex, dan telah menderita kerugian sejak serangan DDoS dimulai dan menginginkan informasi, atau jika Anda memiliki informasi yang mungkin berguna untuk penyelidikan kami, silahkan hubungi kami di info@law111.com"

Penulis sendiri tidak melalukan Trading Cryptocurrency di Kraken dan Poloniex, akan tetapi penulis lebih aktif di Lending Market yang ditawarkan oleh Poloniex. Pada saat serangan DDoS memang terjadi 'anomali' yang cukup meresahkan, yaitu posisi active loan tidak tertutup secara otomatis pada saat kontrak berakhir. Penulis mengambil insisiatif dengan membuat tiket untuk meminta dukungan dari pihak support, walaupun beberapa jam kemudian posisi active loan ditutup oleh sistem, tidak ada jawaban dari pihak support Poloniex tentang insiden ini. 

Akhirnya penulis memutuskan untuk menarik seluruh dana Bitcoin dari Poloniex, walaupun sempat ada kekhawatiran bahwa klaim serangan DDos juga mempengaruhi sistem withdrawal sehingga proses penarikan dana dibekukan - tapi akhirnya penulis berhasil melakukan withdraw dana Bitcoin ke wallet pribadi dan menunggu perkembangan lebih lanjut.


-------------




Copyrights 2017
ArRa Palagan
Mahameru Spearhead
Al Ahmar Wal Abyadh Nusantara
Bitcoin Indonesia
BTC Address: 1Hy3J4PmryXXxJsabGGv8qvpzzFR6afNzh