Thursday, May 2, 2013

Mengapa Anda Harus Belajar Tentang BitCoin Sekarang Juga?

Agak mengejutkan. Semenjak dirilis dari tahun 2009 sampai dengan sekarang, pengguna BitCOin Indonesia ternyata masih sangat sedikit, mungkin karena tidak mengetahui tentang mata uang digital baru ini atau tidak menunjukkan minat untuk mengikuti perkembangannya. Hal ini bisa juga terjadi karena selama ini BitCoin lebih banyak digunakan dalam situs situs yang bernuansa pornography, situs situs gambling (judi online) dan situs situs 'gelap' lainnya.

Akan tetapi yang harus dipikirkan dalam jangka panjangnya adalah .. BitCoin sudah mulai merambah ke mana mana penggunaannya - tidak terbatas pada situs situs 'gelap' saja. Di Jerman misalnya sudah mulai ada toko, kafe yang menerima BitCoin sebagai alat tukar untuk membeli makanan, piringan hitam musik dan lain lain. Beberapa situs online penyedia jasa web hosting, dating online, bahkan telah diterbitkan pula sebuah layanan Top Level Domain Dot BIT yang menyediakan jasanya dengan pembayaran menggunakan BitCoin.

... Dan salah satu hal yang paling menarik adalah, PayPal mulai melirik dan mempertimbangkan untuk menerima BitCoin dalam jajaran mata uang yang berlaku di dalam systemnya. - Check juga berita berita terkait yang membahas tentang BitCoin - melalui news feed yang ada di header blog ini atau di blog "BitCoin Log"

Hal ini menunjukkan, konsep BitCoin tidak bisa dipandang remeh dalam system keuangan dunia, para pakar pakar keuangan, bisnis dan institusi keuangan mulai melirik BitCoin sebagai mata uang digital masa depan. Karena itu, mulailah mempelajari tentang BitCoin sekarang juga - anda tentu tidak disarankan untuk langsung berinvestasi dan melakukan transaksi online dengan menggunakan BitCoin - pelajari dulu dengan seksama agar ... nanti jika tiba saatnya BitCoin benar benar telah mendunia -- anda bukan termasuk orang yang terkaget kaget dengan konsep keuangan yang satu ini.


---- Copyrights belong to the respected owners

Related Posts

Mengapa Anda Harus Belajar Tentang BitCoin Sekarang Juga?
4/ 5
Oleh